Toboali//86Berita.my.id,– Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan menggelar kegiatan Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat Toboali. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Juni 2025 mulai pukul 08.00 WIB di Alun-Alun Himpang Lima Habang, Toboali, dan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pra-HANI 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BNN Kabupaten Bangka Selatan yang dipimpin oleh Kepala BNNK, Hendra Amoer, S.E., M.M., bersama staf BNNK dan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Selatan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan dukungan penuh dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka Selatan.
Sejumlah tokoh dan perwakilan instansi hadir dalam kegiatan ini, antara lain Plt. Sekretaris Daerah Bangka Selatan, Hefi Nuranda, yang hadir mewakili Bupati; Dandim 0432 Bangka Selatan, Letkol Arh. Sebmy Setiawan; perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bangka Selatan; Koordinator Wilayah BIN Bangka Selatan, Edi Priyono; perwakilan dari Polres Bangka Selatan, Kasi Was Iptu Ridwan NS; perwakilan dari DanPosMat-AL, serta dari PT. Timah, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah Tanjung Ketapang, dan petugas medis dari Klinik BNNK Basel serta Puskesmas Rias yang dipimpin oleh dr. Chory Nurtice Handayani.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada donor darah dan cek kesehatan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya narkoba, khususnya kepada peserta Senam Sehati, yang saat itu juga diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Bangka Selatan. BNN turut membagikan leaflet P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) kepada peserta senam, pendonor darah, serta masyarakat pengunjung lainnya yang hadir di alun-alun.
Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran BNN di tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa BNN bukan hanya hadir dalam konteks penindakan, tetapi juga memiliki peran besar dalam pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap sesama, sedangkan cek kesehatan gratis membantu masyarakat mengenali kondisi tubuhnya secara dini,” ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang semuanya diberikan secara gratis kepada masyarakat. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gaya hidup sehat sebagai upaya preventif terhadap penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Kepala Klinik BNNK Bangka Selatan, dr. Maike Yosal, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara BNN dan masyarakat. "Dengan layanan kesehatan seperti ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta menanamkan kesadaran pentingnya hidup sehat bebas dari narkoba," tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh semangat gotong-royong. Para peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. PMI Kabupaten Bangka Selatan juga mencatat sejumlah 6 kantong darah yang berhasil dikumpulkan selama kegiatan berlangsung den Rincian Darah yang didapat hari ini:
Darah A= 1 Kantong,
Darah 0 = 4 Kantong
Darah B= 1 Kantong
yang nantinya akan sangat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan di rumah sakit maupun layanan kesehatan lainnya.
Kegiatan Pra-HANI 2025 ini menjadi salah satu upaya strategis BNN dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang bahaya narkotika sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum positif dalam membangun lingkungan masyarakat yang sehat, peduli sesama, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Dani)


