Semangat Kurban Eratkan Ukhuwah Warga Bukit Indah Piayu


Batam - Hari Raya Iduladha 1446 H menjadi momen istimewa bagi warga Perumahan Bukit Indah Piayu (BIP), Kota Batam. Dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan, warga melaksanakan rangkaian ibadah dengan tertib, dimulai dari salat Id hingga prosesi penyembelihan hewan kurban. Momen ini tidak hanya menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan silaturahmi di antara warga.


Masjid Jabal Fattah, yang menjadi pusat kegiatan keagamaan di lingkungan BIP, dipenuhi oleh jamaah sejak pagi hari. Salat Iduladha dilaksanakan dengan tertib dan penuh khidmat. Bertindak sebagai khatib adalah Ustaz Hasan Basri, S.Ag., yang dalam khutbahnya mengangkat tema pentingnya menjaga kekompakan dalam masyarakat. Ia mengajak jamaah untuk meneladani semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, seraya mengingatkan bahwa pengorbanan sejati adalah yang dilandasi keikhlasan, bukan semata-mata seremonial.


Usai pelaksanaan salat, warga pulang ke rumah masing-masing untuk bersiap menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di halaman samping Masjid Jabal Fattah. Tahun ini, panitia menerima tiga ekor hewan kurban, terdiri dari dua ekor kambing dan satu ekor sapi. Proses penyembelihan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib hingga siang hari.


Nursalim Turatea didaulat untuk memimpin langsung penyembelihan hewan kurban. Sosok yang dikenal sebagai tokoh aktif di masyarakat ini menunjukkan keteladanan dalam pelaksanaan ibadah yang penuh makna ini. Penyembelihan disaksikan langsung oleh ketua panitia, Abd. Rahman, bersama jajaran pengurus lainnya seperti Wanda, Doli, Arman (Ketua RT 04), Fadli (Ketua DKM Masjid Jabal Fattah), dan Aidil. Kehadiran mereka menunjukkan kekompakan dan tanggung jawab bersama dalam menyukseskan kegiatan ini.


Sebelum penyembelihan dimulai, Abd. Rahman memimpin doa bersama. Dalam doanya, ia mengharapkan agar Allah SWT menerima kurban yang dipersembahkan dan melipatgandakan rezeki para pekurban. Ia juga berharap agar semakin banyak warga yang turut serta dalam berkurban pada tahun-tahun mendatang.


Kemeriahan Iduladha tidak hanya dirasakan oleh kaum pria. Para ibu rumah tangga pun turut berperan dalam mempersiapkan hidangan dari daging kurban. Mereka memasak bersama di lingkungan masjid, menyajikan makanan untuk dinikmati bersama oleh seluruh warga. Suasana makan bersama tersebut menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan Iduladha, memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.


Iduladha di Bukit Indah Piayu tahun ini menjadi potret indah dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Bukan sekadar ritual tahunan, tetapi menjadi ajang menanamkan nilai-nilai Islam yang luhur serta mempererat hubungan antarwarga dalam bingkai ukhuwah Islamiyah yang hangat dan harmonis. (Nursalim Turatea).(Yti)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama