SPMB 2025/2026 Bangka Selatan Resmi Dimulai, Pendaftaran Dibuka Mulai 16 Juni

BANGKA SELATAN//86Berita.my.id,– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) resmi memulai rangkaian persiapan pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Sistem ini menjadi landasan utama dalam proses penerimaan peserta didik baru di semua jenjang pendidikan yang dikelola pemerintah daerah setempat.

Kepala Dindikbud Basel, Elfan Rulyadi, menyampaikan bahwa pembukaan pendaftaran SPMB akan dilakukan secara bertahap. Untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) akan dimulai pada 16 Juni 2025, sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dibuka dua hari kemudian, yakni pada 18 Juni 2025.

“Persiapan untuk pendaftaran peserta didik baru menjelang tahun ajaran baru ini telah kami matangkan. Semua proses akan dilaksanakan secara digital dan mengikuti ketentuan yang berlaku,” ujar Elfan saat ditemui pada Rabu (11/6/2025).

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan objektivitas. SPMB juga diharapkan dapat menjadi alat untuk menjamin tidak adanya diskriminasi maupun praktik curang dalam proses seleksi murid baru, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan daerah.

“SPMB ini bukan hal baru, hampir serupa dengan PPDB yang dilaksanakan sebelumnya. Namun, kami menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan lokal, terutama dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Daya Tampung dan Jalur Penerimaan

Tahun ini, daya tampung peserta didik di Bangka Selatan telah dirinci berdasarkan jenjang dan jumlah satuan pendidikan:

TK: 14 sekolah dengan kapasitas 1.080 murid

SD: 93 sekolah dengan daya tampung 4.956 murid

SMP: 30 sekolah yang dapat menampung 3.433 murid

Dindikbud Basel juga menetapkan kuota sebesar 5 persen untuk siswa yang masuk melalui jalur mutasi, yakni bagi mereka yang berpindah domisili akibat perpindahan tugas orang tua atau wali.

Adapun jalur pendaftaran SPMB terbagi menjadi empat kategori utama:

1. Jalur Afirmasi – Diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu secara ekonomi atau penyandang disabilitas.

2. Jalur Prestasi – Dibuka untuk siswa yang memiliki prestasi akademik (seperti olimpiade sains) maupun non-akademik (seperti olahraga, seni, atau kepemimpinan).

3. Jalur Mutasi – Untuk siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua/wali atau anak dari tenaga pendidik yang ingin mendaftar di sekolah tempat orang tuanya mengajar.

4. Jalur Domisili – Menggantikan sistem zonasi sebelumnya, jalur ini menyesuaikan dengan wilayah penerimaan yang ditetapkan pemerintah daerah

“Dengan sistem berbasis domisili ini, kami ingin mengatur penyebaran siswa secara lebih merata. Siswa tidak bisa memilih sekolah semaunya, tapi harus mengikuti ketentuan sesuai alamat domisili,” jelas Elfan.

Digitalisasi dan Antisipasi Praktik Kecurangan

Seluruh proses SPMB akan dilakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi. Dengan sistem ini, pemerintah berharap bisa mengeliminasi segala bentuk kecurangan seperti “titipan”, suap, hingga gratifikasi.

“Kami pastikan seluruh tahapan dilakukan secara objektif dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Prinsip non-diskriminatif dan pemerataan kualitas pendidikan menjadi landasan utama kami,” ujar Elfan.

Ia menambahkan bahwa perhatian pemerintah daerah kini difokuskan pada kelompok masyarakat termarjinalkan, seperti keluarga miskin dan penyandang disabilitas, agar mereka tetap mendapat hak pendidikan yang layak.

“Tujuan utama kami adalah menjadikan pendidikan di Bangka Selatan sebagai barometer keberhasilan pembangunan pendidikan di daerah,” ucapnya.

Elfan juga mengimbau kepada seluruh calon orang tua peserta didik untuk mempersiapkan diri dan memahami mekanisme seleksi di tiap jalur. Ia mengingatkan agar tidak menunda proses pendaftaran hingga mendekati batas akhir karena kemungkinan terjadinya lonjakan pengguna yang dapat memperlambat sistem.

“Jangan menunggu hari terakhir untuk mendaftar. Jika terlalu dekat dengan batas waktu, server bisa melambat karena tingginya trafik. Kami ingin semua orang tua ikut proaktif dan menghindari praktik-praktik curang,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama