Basel Miliki Tim Tanggap Siber, Hadapi Ancaman Dunia Digital

Koba//86Berita my.id ,— Dalam upaya memperkuat sistem keamanan digital pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) resmi membentuk dan mengukuhkan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Pengukuhan ini dilaksanakan bersamaan dengan lima kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dan didukung langsung oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).Selasa(8/7/2025)

Acara pengukuhan yang berlangsung di Koba ini dihadiri oleh Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Helyana, serta sejumlah pejabat daerah dan undangan lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto, S.ST., MM, menyampaikan bahwa pembentukan TTIS merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani berbagai bentuk ancaman dan insiden siber yang dapat mengganggu sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Hari ini bersamaan dengan lima daerah lainnya di Babel, kelembagaan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Pemkab Bangka Selatan resmi dikukuhkan dan dilaunching. Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, Ibu Wagub Helyana, dan undangan lainnya,” ujar Yuri.

Ia menjelaskan, TTIS memiliki fungsi utama dalam melakukan tindakan preventif (pencegahan) dan kuratif (penanganan) terhadap insiden siber yang terjadi di lingkungan Pemkab Basel, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis.

Lebih lanjut, Yuri mengungkapkan bahwa bentuk-bentuk insiden siber saat ini semakin beragam dan kompleks. Mulai dari penipuan untuk mendapatkan data pribadi seperti username, password, dan data finansial, hingga serangan berbahaya seperti malware, ransomware, dan Denial of Service (DoS).

Kita melihat saat ini berbagai bentuk insiden siber antara lain penipuan untuk mendapatkan data pribadi seperti username, password, data finansial dan data pribadi lainnya semakin meluas. Selain itu, malware, ransomware dan termasuk serangan DoS juga menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.

Melalui pembentukan TTIS ini, Yuri berharap Pemkab Bangka Selatan akan lebih siap dalam menghadapi berbagai ancaman siber, terutama yang mengganggu pelayanan publik berbasis digital.

Ia juga menambahkan bahwa selama dua hari ke depan, personel TTIS Pemkab Basel akan mengikuti pelatihan intensif dari BSSN untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman teknis dalam menangani insiden siber. Pelatihan ini mencakup prosedur standar operasi (SOP) penanganan insiden, simulasi serangan siber, serta peningkatan pemahaman terhadap kebijakan keamanan siber nasional.

Mudah-mudahan bekal pemahaman yang akan didapatkan tersebut akan menguatkan kemampuan tim dalam menangani insiden siber secara profesional dan cepat,” pungkas Yuri.

Dengan keberadaan TTIS, Pemkab Bangka Selatan berharap dapat mendeteksi dan merespons insiden siber lebih cepat dan efektif, sehingga sistem pemerintahan digital di daerah dapat berjalan dengan aman, handal, dan berkelanjutan. Dukungan dari BSSN dan TTIS Provinsi Babel diharapkan terus berlanjut, seiring meningkatnya tantangan keamanan digital di era transformasi pemerintahan elektronik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama