Evaluasi 2025 Tunjukkan Peningkatan, Disdukcapil Basel Cetak Prestasi Pelayanan Publik

BANGKA SELATAN, 86Berita.my.id– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bangka Selatan merilis hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025. Evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan pelayanan administrasi kependudukan terus meningkat, baik dari sisi prosedur, SDM, sarana, maupun digitalisasi pelayanan. Rilis tersebut disampaikan pada Rabu (19/11/2025).

Plt Kepala Disdukcapil Bangka Selatan, Haris Setiawan, mengatakan bahwa evaluasi tahun ini dilakukan secara menyeluruh dengan mengukur berbagai aspek strategis pelayanan. Mulai dari kebijakan pelayanan, kompetensi petugas, sarana prasarana, digitalisasi layanan, hingga sistem pengaduan masyarakat. Menurutnya, tahun 2025 menjadi momentum bagi Disdukcapil untuk melakukan pembenahan lebih terarah.

“Tahun ini kami fokus memperkuat kebijakan pelayanan, meningkatkan profesionalisme petugas, serta menata ulang sarana dan teknologi agar lebih ramah masyarakat,” ujarnya.

Penyederhanaan Prosedur dan Kebijakan Pelayanan

Pada aspek kebijakan, Disdukcapil Basel telah melakukan penyesuaian standar pelayanan dengan instruksi Ditjen Dukcapil Kemendagri. Berbagai prosedur dipangkas untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan seperti KTP-el, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian. Penyederhanaan ini berdampak positif terhadap kecepatan layanan.

Disdukcapil juga memperkuat komitmen anti pungutan liar (pungli). Para pegawai dibekali pemahaman etika pelayanan publik dan ditekankan untuk memberikan pelayanan tanpa diskriminasi. Pembinaan rutin dilakukan guna memastikan petugas selalu bersikap ramah dan komunikatif.

Peningkatan Kompetensi SDM

Kinerja SDM Disdukcapil mengalami peningkatan signifikan pada 2025. Berbagai pelatihan digelar, meliputi Bimtek SIAK Terpusat, literasi digital, pelayanan prima, hingga etika pelayanan publik. Sebagian besar petugas front office kini telah mengantongi sertifikat sesuai standar pelayanan nasional.

Meski demikian, Haris menilai kebutuhan SDM tambahan masih mendesak.

“Jumlah masyarakat yang datang setiap hari cukup tinggi. Kami membutuhkan tambahan operator SIAK dan petugas layanan agar pelayanan dapat lebih optimal,” jelasnya.

Sarana Pelayanan Semakin Nyaman

Di bidang sarana prasarana, Disdukcapil Basel melakukan berbagai pembenahan. Ruang tunggu kini lebih nyaman, lengkap dengan kursi prioritas, ruang laktasi, jalur disabilitas, serta penataan ulang alur layanan. Selain itu, peningkatan fasilitas seperti komputer, printer KTP-el, dan jaringan internet telah dilakukan.

Meski begitu, sejumlah perangkat rekam biometrik yang mulai menua telah direkomendasikan untuk diganti tahun 2026 agar layanan berjalan lebih lancar.

Digitalisasi dan Pengaduan

Digitalisasi menjadi aspek unggulan Disdukcapil Basel. Implementasi SIAK Terpusat berjalan dengan baik, didukung antrean online, layanan informasi via WhatsApp, serta penyebaran informasi melalui website dan media sosial. Kendala jaringan nasional pun dapat ditangani melalui koordinasi dengan Ditjen Dukcapil.

Pengaduan masyarakat pada 2025 didominasi terkait waktu tunggu dan pencetakan KTP-el. Namun tingkat penyelesaian pengaduan mencapai lebih dari 90 persen melalui berbagai kanal seperti loket, WhatsApp resmi, media sosial, dan SP4N-LAPOR!.

Apresiasi dari Pemprov Babel

Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi kepada Disdukcapil Basel karena mampu mempertahankan kualitas pelayanan publik 2025, terutama dalam digitalisasi, keterbukaan informasi, dan percepatan layanan. Pemantauan ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik lingkup kabupaten/kota se-Provinsi Babel.

Pemprov menyampaikan beberapa rekomendasi, antara lain modernisasi alat rekam biometrik, penambahan SDM teknis, serta penguatan integrasi layanan digital antara kabupaten, provinsi, dan pusat.

Komitmen Menuju 2026

Haris menegaskan bahwa Disdukcapil Bangka Selatan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi evaluasi.

"Evaluasi ini menjadi bahan introspeksi dan motivasi bagi kami untuk menghadirkan layanan yang semakin baik pada tahun 2026,” pungkasnya.(Dani)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama