Toboali//86Berita.com,– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Bangka Selatan, Hefi Nuranda, ST., MM, dalam keterangannya di Toboali.Kamis(29/05/2025)
Menurut Hefi, program ketahanan pangan di Bangka Selatan dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif antara berbagai pihak, baik di tingkat daerah maupun pusat. “Program ini dilakukan dengan pendekatan kolaborasi antara lain Dinas Pertanian Basel, Dinas PUPR Basel, Dinas Pertanian Babel, Kementerian PUPR, dan Kementerian Pertanian,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa beberapa kegiatan utama dalam program ketahanan pangan tahun ini telah disiapkan, antara lain berupa bantuan pupuk, bantuan bibit, bantuan olah lahan, pengadaan peralatan pertanian, program cadangan pangan Bulog, pengembangan serta pemeliharaan irigasi, hingga pengembangan budidaya cabai.
“Akumulasi alokasi anggaran berbagai program tersebut tercatat lebih dari 70 miliar rupiah di tahun ini. Kita berharap dengan nilai yang cukup besar ini, program ketahanan pangan kita berjalan optimal,” ungkap Hefi.
Dalam penjelasannya, Hefi juga menjelaskan soal skema pembiayaan program yang bersumber dari berbagai level pemerintahan. Pendanaan berasal dari APBN (pemerintah pusat), APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten. Di tingkat kabupaten sendiri, pelaksanaan program dikelola melalui dua dinas teknis, yakni Dinas Pertanian dan Dinas PUPR.
“Kita di kabupaten sendiri program ini dieksekusi melalui dua dinas yaitu Dinas Pertanian dan Dinas PUPR. Dengan kondisi efisiensi anggaran APBD saat ini yang juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia, tentu kita harus bekerja lebih proaktif untuk menjemput program-program ketahanan pangan dari pusat,” katanya.
Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan dana cukup signifikan melalui APBN untuk mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di Bangka Selatan. “Alhamdulillah di tahun ini kita mendapatkan kucuran APBN yang tidak sedikit,” pungkas Hefi.
Dengan sinergi berbagai pihak dan dukungan anggaran yang besar, Pemkab Bangka Selatan optimistis program ketahanan pangan akan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.(Dani)
