Sinergi Umat dan Pemerintah: Rapat Koordinasi Ormas Islam se-Kota Batam Menjadi Titik Nol Gerakan Dakwah dan Ekonomi Umat


 

Batam — sidikfokus.id - Suasana penuh semangat kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Rapat Koordinasi Ormas dan Lembaga Agama Islam se-Kota Batam yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Batam bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batam. Forum ini mengangkat tema besar: “Peran Ormas dan Lembaga Islam dalam Rangka Pengembangan Da’wah, Pendidikan, serta Ekonomi Islam di Kota Batam.”


Kegiatan strategis ini dihadiri berbagai tokoh penting, salah satunya adalah Kepala Kantor Kemenag Batam, H. Budi Dermawan, yang membuka acara dengan seruan kuat untuk mempererat sinergi antarorganisasi Islam dan pemerintah dalam mengembangkan dakwah yang inklusif dan mendorong pemberdayaan umat. “Kekuatan umat Islam tidak bisa dibangun secara terpisah-pisah. Kolaborasi adalah kunci,” ujarnya.


Meski Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, masih dalam perjalanan menuju lokasi acara saat kegiatan dimulai, kehadiran beliau tetap ditunggu dengan penuh antusiasme. Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, hadir langsung dan menyampaikan sambutannya yang hangat serta apresiasinya atas kehadiran para pimpinan ormas dan lembaga Islam. Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam menyelaraskan misi keagamaan dengan arah pembangunan kota Batam.


Nursalim Turatea, Ketua Fahmi Tamami Kota Batam sekaligus Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, memberikan pernyataan penuh dukungan terhadap forum koordinasi ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting bagi konsolidasi kekuatan umat Islam di Batam. “Ini bukan hanya sekadar rapat biasa, tetapi panggung untuk menyusun arah dakwah, pendidikan, dan ekonomi Islam secara terstruktur dan kolaboratif,” ujar Nursalim.


Sebagai tokoh pers dan aktivis dakwah, Nursalim juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal gerakan keislaman yang sejuk, cerdas, dan membangun. “Media adalah mimbar dakwah masa kini. Kita harus merebut ruang digital dengan narasi Islam yang mencerahkan dan solutif,” tegasnya.


Dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat ukhuwah, dukungan juga datang dari Ustadz Yana agni. Pimpinan PON-PES USHULUL HUDA, Kecamatan Sagulung. Beliau menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat diperlukan sebagai sarana silaturahmi dan strategi bersama dalam menguatkan peran lembaga Islam di masyarakat. “Pesantren dan ormas harus menjadi garda terdepan dalam membangun peradaban Islam yang progresif dan kontekstual di Kota Batam,” ungkapnya.


Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif para tokoh agama, Rapat Koordinasi ini menjadi titik awal bagi lahirnya gerakan bersama umat Islam Batam untuk membangun peradaban yang kokoh, produktif, dan berdaya saing tinggi. Kota Batam kini tak hanya dikenal sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai pusat pengembangan Islam yang harmonis, modern, dan bersinergi dengan pemerintah.(Nursalim Turatea/Yti).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama